My Blog..
Maafkan aku
Sudah sekian lama aku tak menemuimu..
Maafkan aku jika ketika aku membutuhkanmu saja aku menyentuhmu..
Hahahaha penulis lagi eror..
Bismillah, istiqomah lagi buat nulis yu :-)
Membaca merupakan kesukaanku dan menulis merupakan caraku untuk mengingat semua hal penting dalam hidup. Begitupun tentangmu, dengan menulis semoga bisa mengingatkanku untuk selalu menyebut namamu dalam setiap do'aku . .
Kamis, 07 Januari 2016
Rabu, 02 September 2015
Ketika Diri Merasa Lelah
Adakalanya kita merasakan titik terjenuh dalam kehidupan. Entah apa penyebabnya, entah karena lelah atau karena ada masalah yang menghampiri atau karena tuntutan kehidupan yang harus diselesaikan?
Memang begitulah hidup, takkan pernah berhenti kecuali Allah telah memerintahkan malaikat-Nya untuk mencabut hidup kita. So siapkah kita menghadapi hal itu? Siap tak siap harus dipersiapkan. Kehidupan akan terus berjalan seperti roda atau seperti waktu yang tak berhenti. Setelah selesai satu urusan maka akan ada urusan lain yang harus diselesaikan.
Terus, kembali ke topik awal? Apa yang harus dilakukan ketika kita sedang berada di titik terjenuh kehidupan. Banyak cara yang bisa dilakukan yaitu :
Minggu, 30 Agustus 2015
Kuliah ? BEC Aja :)
Ye.. akhirnya yang ditunggu datang juga :) #Ide
Alhamdulillah penulis sekarang sedang mengerjakan salah satu soal ujian akhir mata kuliah kampus Bogor EduCARE. Dan artikel inilah salah satu tugasnya.. Do'anya ya semoga dapat bermanfaat bagi orang banyak dan nilai ujiannya maksimal, sesuai dengan yang diharapkan. Aamiin :)
Langsung saja ke TKP !
Kuliah? Hari gini? Emang harus ya?
Ayo loh jawabanya apa? dan ternyata jawabannya harus bahkan sangat dianjurkan. Tapi kan sekarang sarjana saja banyak yang nganggur? Lah itu tau sarjana saja banyak yang nganggur apalagi yang tidak kuliah? Tapi kan rezeki tak memandang jabatan atau gelar? buktinya yang tak punya gelar pun banyak yang sukses ? hah.. sudahlah tak akan pernah selesai kalau membahas tentang hal ini.
Itu sedikit cuplikan pembicaraanku bersama seorang teman, dan begitulah hasilnya.
Nah ngomong-ngomong tentang kuliah ni, memang harus loh apalagi ada yang menawarkan beasiswa penuh selama kuliah? Gak percaya ya. Serius ini ada karena penulis merasakan sendiri. Ya di kampus tempat sekarang penulis belajar Bogor EduCARE. Bohong dosa ya, karena penulis takut berdosa berarti ini jujur dong :D
Bogor Bothanical Garden
Berhijrahlah, maka engkau akan lebih baik. Seperti yang penulis rasakan kali ini. Yaitu ketika harus meninggalkan kampung halaman tercinta demi meraih asa dan tujuan hidup. ceilah.. :D
Penulis melakukan hijrah pertamanya ke kota Bogor. Yap. Kota Hujan dengan segala keindahan dan kekayaannya.
Menurut Wikipeda Bahasa Indonesia Bogor adalah sebuah kota di Tatar Pasundan,Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta. Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, dikarenakan memiliki curah hujan yagn cukup tinggi. Pada masa kolonial belanda Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg yang berarti tanpa kecemasan dan aman tentram. Hari jadi Kota ini jatuh pada tanggal 3 Juni, karena 3 Juni merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari Kerajaan Pajajaran.
Selasa, 04 Agustus 2015
Stay at Home, but ..
hahahahaha.. akhirnya liburan usai ? lah kok senang ya?
ya senang lah karena akan segera bertemu sama kampus hijau tersayang :D *Masa Iya?
Lebaran Idul Fitri kali ini berbeda guys buat aku, karena pertama kalinya aku merasakan mudik.. haha dari Bogor ke Bandung :). ternyata menyenangkan loh :) bermacet-macet ria dan ngitung banyak mobil (karena saking banyaknya, sampai ketiduran dan gak tahu jumlahnya berapa :D)
Nah kampus tercinta ini kalau lebaran itu pasti ngasih THR .. baik banget kan? hehe Tugas Har Raya kawan-kawan semuanya :D dan postingan kali ini juga adalah THR :) Yu.. langsung mulai..
Mamah mudik sekarang ya? pulang kampus sms mamah. Iya silahkan hati-hati ya :)
siung.. meluncur OTW Bandung :)
Seseorang Disana
Teruntuk Imamku kelak,
Terkadang mataku merasa iri dengan hati
Ia bisa merasakan kehadiranmu
Tapi aku tak bisa melihatnya
Meski sekarang aku tahu pasti keberadaanmu dimana
Tapi aku yakin kita selalu bersama dalam setiap untaian do'a
Meski aku tahu kapan kita bertemu
Tapi yakin suatu saat nanti kita bisa bersatu
Terkadang mataku merasa iri dengan hati
Ia bisa merasakan kehadiranmu
Tapi aku tak bisa melihatnya
Meski sekarang aku tahu pasti keberadaanmu dimana
Tapi aku yakin kita selalu bersama dalam setiap untaian do'a
Meski aku tahu kapan kita bertemu
Tapi yakin suatu saat nanti kita bisa bersatu
Harap Kala Senja Menjelma
Banyak hal yang aku alami di kota
perantauan ini. Baik yang senang maupun yang mengundang air mata. Tak mudah
melewati itu semua sendiri, tetapi sekarang ada sedikit penopang tubuhku di
saat lelah ku rasa. Aku menemukanmu.
Lembut, bersahaja, tatapan matamu
yang teduh. Sungguh aku tak kuasa menatapnya. Pancaran pesona yang terlihat
dari keprbadianmu, tak kuasa ku bercerita. Alunan syahdu nasihatmu, terdengar
syahdu di usung gelora kalbu. Sungguh aku rindu padamu.
Langganan:
Komentar (Atom)
